Selasa, 25 Oktober 2011

Gadget? Update? Haruskah Diikuti?

Gadget, gadget, gadget. yah perangkat kecil yang sangat membantu kita dalam berbagai hal. bukan hanya dalam komunikasi, tapi juga kita bisa mengetahui informasi yang banyak dari perangkat ini. Banyak macam-macam gadget, salahsatu yang tidak asing lagi ya handphone. Tetapi selain itu, masih sangat banyak macam gadget lainnya, contohnya tablet, netbook.

Handphone, bukan hal yang tabu lagi bagi seluruh warga Indonesia, siapapun punya. Ini mungkin kewajiban bagi sebagian orang, karena banyak yang saya dengar berkata seperti ini " Waduh HP gue mana? mati gue gak ada HP". Yup Mati karena gak ada HP? apa HP yang menghentikan denyut jantung kita? bukan, mungkin Mati dalam arti kata, mati informasi.

Masih seputar Handphone, mungkin jaman sekarang ini sudah menjadi prioritas kita semua, apa apa pasti handphone, nelpon? SMS? Browsing? ya itu adalah bagian hidup kita. bukan masalah telepon, SMS, dan browsing tetapi INFORMASI yang kita dapat, hidup harus diiringi dengan informasi yang ada saat ini.

Tablet, mungkin belum me-Indonesia, karena harganya yang masih diawang-awang, gak kepikiran juga kan, -Maaf ya- lagi ada pemulung mungut botol minum, sambil browsing lewat tabletnya, yap, mungkin emang belum me-Indonesia.

Beda cerita dengan NetBook, ini sangat cocok bagi orang yang malas membawa laptop yang begitu berat, Kecil tapi Mecukupi, ya itu netbook. Apalagi bagi Mahasiswa, Minimal punya yang namanya perangkat komputer, terlebih bisa dibawa kemana-mana, fleksible, yap, fleksible.

Balik lagi ketopik yaitu Penting gak untuk kita ikuti. Menurut saya, kita lihat dari sisi kita membutuhkan benda itu, bukan dari sisi gengsi, setiap gadget mempunyai kelebihan dan kekurangan kita cari yang paling mendekati dengan kebutuhan kita, kita ambil yang paling efisien. Efisien Harga dan Kebutuhan.

Selasa, 18 Oktober 2011

Kriminalitas = Hal yang biasa?

Lampu merah, pasar, jembatan penyebrangan, mall, tempat pejalan kaki disekitar jalan besar. tempat-tempat itu bukanlah tempat yang bisa dikategorikan sepi, tapi kenapa tempat-tempat tersebut masuk dalam kategori tempat yang rawan kriminalitas.

Tidak sedikit orang ditodong didalam kendaraan umum pada saat lampu merah, tidak sedikit orang di copet di pasar, jembatan penyebrangan, penodongan di tempat pejalan kaki, bahkan pemalakan di mall. Itu bukan menjadi hal yang aneh lagi bagi kita semua, bukan menjadi hal yang aneh bukan juga hal yang kita inginkan.

Contoh tempat yang pertama adalah lampu merah. Lampu merah sekali lagi bukanlah tempat yang sepi, selalu ada orang lalu lalang, tetapi kenapa copet dengan mudahnya melakukan aksi, penodong pun tak kalah. banyak kriminal yang terjadi di tempat ini.
Yang kedua adalah Pasar, anda harus benar-benar waspada di tempat seperi ini, jangan simpan barang berharga anda di tempat yang mudah dijangkau para penjahat ini. mereka biasa menyelinap ditengah kerumunan orang dan melakukan aksinya. tentunya 'Copet Pasar' bukan hal yang aneh juga kan bagi kita?

Contoh ketiga ialah jembatan penyebrangan, ditempat ini mereka juga melakukan aksinya dengan cara mendempetkan badanya ke anda, dan mengambil barang berharga anda, letakan tas anda di depan anda supaya aman.
Lalu mall, walaupun mall bukan tempat yang banyak mendapat sorotan kriminalitas, tetapi ada beberapa mall yang kuraang keamanannya, sehingga banyak terdapat pemalakan, preman-preman mall.

Bukan hanya penodongan, pemalakan, pencopetan saja, masih banyak kriminalitas lainnya, seperti contohnya, pelecehan seksual di bus yang sedang menjadi sorotan, para penjahat ini, melakukan hal ini tanpa ada rasa malu sedikitpun, apabila anda melihat gelagat aneh, anda sebaiknya menjauhi orang tersebut.
Ada juga penjambretan dengan motor, jangan kira anda aman berada di atas motor, banyak kriminalitas dijalanan.

Hal yang sedang marak juga, tak kenal siang atau malam adalah, pencurian kendaraan bermotor, banyak sekali terjadi di kota-kota besar, seperti jakarta, mereka hanya butuh waktu kurang dari 10 detik untuk membawa lari motor anda, ini bisa terjadi di parkiran warnet, supermarket, tempat makan, dan tempat lainnya, waspadalah, pakailah kunci ganda untuk kemanan.

Sebaiknya kita semua berhati-hati terhadap segala macam bentuk kriminalitas. sebelum terjadi, hindarilah.

Konflik dalam Organisasi

Quote:

Source of the quote: http://cokroaminoto.blogetery.com/2008/08/10/memahami-konflik-dalam-organisasi-meningkatkan-kinerja-staff/

…..“Ross (1993) mengemukakan ada dua sumber konflik yang terjadi dalam sebuah organisasi atau kelompok, adalah adanya unsur persaingan dan unsur kekuatan. Menurut teori struktur, konflik dipicu oleh sosial adanya persaingan antara pihak-pihak yang berkepentingan.Tindakan terhadap pihak lain dalam pemikiran teori struktur social akan menciptakan tantangan nyata untuk meningkatkan solidaritas dan respon kolektif dalam menghadapi lawan. Selanjutnya pihak-pihak tersebut melakukan konsolodasi secara sadar sehingga membentuk suatu kekuatan dalam menghadapi konflik tersebut.”….

Analysis and Conclusion:

In the quote that I took, it says those are two sources of conflict which happened in an organization or a group, the first source is a competition, and the last one is a force or a power.

Let’s make it detail for the first one, or about a competition. A conflict can be triggered because of the competition, the competition between some main sides. It’s like the other one is better than another one. The opinion about a case of their organization can be a conflict because people don’t have a same opinion, and they compete their opinion for the best. The example is, A doesn’t have same opinion with B, and also B with C. They will fight for their opinion, because they think their own opinion is the best, so we have to take the middle way for this conflict, if we meet like this. We have to discuss, gather all member to take the best, to take the best opinion for that case. It’s like if A says ‘50’ and B says ‘100’. You can make a discussion about the middle way, maybe ‘75’.

And my conclusion about that conflict is: Don’t take a direct decision, the conflict can be bigger than before. You have to say with all member of your group, and hear all f their own opinion. The competition of their opinion is normal, because they will fight for their opinion, but, don’t forget about the middle way, we can choose the best if we talk about this case together.

For the second source of conflict is a Power, it can be a relation between a competition and a power. We can see in our life, the basic of the competition is a power. Who strong, they will win the competition. Not just in our ordinary life. In a group or organization is use this words too, who strong in their opinion for solve the case, is the winner, and they will make a decision for take the strongest opinion, or the powerful to solve the case one. We can see, the strongest one is the best one. A strong opinion in organization, it has the best argumentation, the reason about their opinion and the best outcome from their opinion to solve this case. If they don’t have a strong reason, or a strong plan to do their idea. They will meet another problem to solve this case, but if they have a good plan, and a good reason, the case will have the best way out. And it will solve easily.

That’s my analysis for the second source. And my conclusion about it : before you want to share or say your idea, you have to think the argument, why do you choose that plan or that idea, what’s the good one, and you have to tell the benefit about your idea, what the benefit if the organization choose your plan or your idea. And you have to think the outcome, is it solve the case easily? Or it makes it worse. The best outcome is if you not just solve the problem, but you can make the benefit from it. It’s like you not just get 0 from -5, but you can get 5 from -5, it make your idea is the strongest. And you are the powerful member from your organization that solves the case. And the conflict is cleared.

The conflict doesn’t make it worse, the conflict can be the best part of your organization if you can handle it. They will make benefit for your group, if you can solve it together, and without a fight, just fight for your idea, make it best. And the best one is a chosen one.

Rabu, 28 September 2011

Masuk Kuliah.. Uang Jajan?

K-U-L-I-A-H adalah kata-kata yang gak asing yah. Kampus, Universitas, Kuliah... itu emang satu kesatuan. Tujuan utama kuliah emang udah sangat jelas, mendapat gelar S1 maupun D3 dan siap terjun ke dunia kerja. Saya sendiri adalah mahasiswa yang menuntut ilmu di Universitas Gunadarma dan memilih jenjang S1, tidak mempunyai kampus yang tetap karena kita semua berpindah-pindah, sekali lagi, gak jauh kan antara KULIAH, UNIVERSITAS dan KAMPUS. Bukan ini sebenernya tujuan saya menulis ini. Tujuan saya adalah selain TUJUAN UTAMA anda berkuliah, ada atau gak hal yang bisa memberikan anda alasan, kenapa hari ini anda KULIAH?

Okay, hem.. Saya membuat pertanyaan ini, karena banyak banget yang saya dengar dari teman-teman saya, entah itu dari dalam atau dari universitas lain. Mereka bilang "Kalo gue gak keluar/ngampus nanti gue gak dapet uang jajan dong". Sebelum terlalu jauh saya membicarakannya, saya pun akan mengaku, YA! saya kuliah selain menuntut ilmu saya juga karena dorongan dari mendapatkan uang jajan tersebut.

Ternyata bukan saya dan 1 atau 2 orang saya yang ingin kuliah karena mendapatkan jatah (uang jajan) Hampir setiap yang saya tanya mengatakan YA! jadi menurut saya uang jajan adalah faktor pendukung rajin atau tidaknya kita berkuliah. Setuju? ya saya SETUJU.

Gak Semua Senyuman itu Tangisan

Langsung aja deh kita lanjut ke topic. :D

Yaaaap!! Disini penulis lebih banyak liat seseorang memikirkan atau menuliskan sesuatu “DIMANA-MANA” seperti ini “Gue menangis didalam senyuman gue”. Ini sangat sangat gak bagus, kalo menangis, ya nangis, kalo ketawa ya ketawa. Munafik atau jaga-image atau anda bilang anda tidak mau melunturkan suasana dengan tangisan anda? Menangislah habiskanlah air mata yang ada. Bukan menyelesaikan masalah apabila anda tersenyum dimana anda seharusnya menangis. Apa mereka lega? Mereka senang dengan senyum palsu. Penulis tidak melarang untuk tertawa, tetapi ekspresikanlah diri anda. anda bisa tertawa setelah anda menangis puas, tertawa lepas, atau tertawa kesedihan? Tentu saja tertawa lepas yang anda pilih.

Oke continue to the topic yaitu tangisan dalam senyuman. Tangisan dalam senyuman juga menurut saya gak bagus, kalian bisa ambil contoh dari kehidupan yang ada, ceritanya nih ya, kalian sedang menikmati kopi di pagi hari di dalem rumah, tiba tiba ada bunyi meoooooooooong!!!! meooooong!!! dengan suara keras banget meongnya. kalian akan bertanya tanya bung, itu kucing lagi berkelahi atau lagi kawin, mereka gak jauh beda diantara keduanya. Kalo kucing itu lagi berantem otomatis kalian bakal siram tuh kucing, tapi kalian gak akan tega kalo dia lagi kawin, kalau dipake bahasa yang lagi ngetrend jaman sekarang “Kalian bakal GALAU” Sama halnya kayak kalian ketawa tapi nangis, teman kalian mungkin gak tahu, tapi Tuhan tahu. Loh? Kok, maksud saya kalian akan sama galaunya. Perasaan kalian merasa dibohongi. Emosional kalian terbohongi dengan gerak motorik kalian.

Senyuman gerak motorik karena senyuman adalah pergerakan bibir setiap ujungnya melekuk keatas. Tangisan yang dimaksud disini adalah emosional. Kesedihan yang dibalut dengan keceriaan, sama aja kalian mau minum air dingin tapi air dinginnya dimasak dulu baru diminum, bukan air dingin yang kalian minum tapi malahan air panas yang kalian dapet.

Maka dari itu mulai sekarang, “Gak semua senyuman itu berarti tangisan” tersenyumlah untuk tersenyum. Keep smile J

Rabu, 11 Mei 2011

Beberapa Macam Budaya di Afrika

1. Budaya Afrika Selatan

Demografi di Afrika Selatan dibagi menjadi empat kumpulan utama yaitu: orang kulit hitam, orang kulit putih, orang berwarna (orang dari Asia atau berdarah campuran) dan orang berbangsa India.

Kaum yang terbesar di Afrika Selatan adalah kaum pribumi berkulit hitam yaitu 77% jumlah penduduk di sini. Penduduk kulit hitam terdiri dari masyarakat majemuk yang dapat diklasifikasikan kepada empat kelompok etnis berdasarkan kepada bahasa masing-masing. Kelompok yang terbesar yaitu 50% penduduk Afrika di sini adalah yang berbahasa Nguni termasuk bangsa Ndebele, Swazi, Xhosa dan Zulu. Kelompok yang kedua terbesar adalah yang berbahasa Sotho-Tswana, termasuk beberapa bangsa Sotho, Pedi, dan Tswana dan merupakan mayoritas di kebanyakan kawasan Highveld. Dua kelompok yang terakhir adalah Tsonga, atau Shangaan, yang tertumpu di Utara dan wilayah Mpumalanga, dan Venda, yang juga tertumpu di wilayah utara Afrika Selatan.

Kaum kulit putih terdiri dari 11% penduduk di sini, yang berbangsa Belanda, Perancis, Inggris dan Jerman. Kebanyakan orang Eropa di negara ini adalah keturunan penjelajah-penjelajah awal di koloni Cape. Terdapat juga kelompok minoritas Portugis — kelompok pertama dari keturunan penjelajah Eropa yang awal, manakala kelompok kedua keturunan budak Belanda yang datang dari Indonesia.

9% dari penduduk Afrika Selatan terdiri dari bangsa berwarna atau coloured. Bangsa ini termasuk kelompok yang kawin campur dan juga pendatang Asia, yang dibawa masuk untuk bekerja sebagai kuli di Natal. Manakala, 3% lagi terdiri dari bangsa India yang berasal dari pedagang-pedagang India.

Sumber :http://id.wikipedia.org/wiki/Afrika_Selatan

Kesimpulan : Afrika selatan terdiri dari bangsa berwarna atau coloured. Tetapi Sebagian besar orang afrika selatan berkulit hitam.

2. Ethiopia

Ethiopia mempunyai bahasa yang bernama Anfillo. Bahasa Anfillo adalah bahasa Omotik Utara yang digunakan oleh ratusan orang di Ethiopia Barat. Bahasa ini terancam punah karena hanya digunakan hanya oleh orang dewasa di atas 60 tahun dan semua kaum muda sudah berpindah ke bahasa Nilo-Saharan. Anfillo memiliki 5 vokal dan 22 konsonan.

Sumber :http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Anfillo

Kesimpulan : Ethiopia masyaraktanya berbagasa Anfillo, tetapi bahasa ini terancam punah.


3. Sudan

Pendidikan di Sudan digratiskan dan diwajibkan bagi seluruh anak-anak usia 6 sampai 13 tahun. Pendidikan dimulai dari pendidikan dasar selama dari delapan tahun, kemudian pendidikan menengah tiga tahun. Jenjang pendidikan diubah menjadi berformat 6 + 3 + 3 pada tahun 1990.

Bahasa pengantar pedidikan yang digunakan di semua tingkatan adalah bahasa Arab. Lokasi sekolah terkonsentrasi di sejumlah daerah perkotaan, yang mana sejumlah sekolah yang terletak di bagian Selatan dan Barat telah rusak bahkan hancur akibat konflik di Negara tersebut.

Pada tahun 2001, Bank Dunia memperkirakan bahwa partisipasi murni siswa Sekolah Dasar adalah 46% dan 21 persen dari pelajar sekolah menengah yang terdiri dari siswa yang memenuhi syarat. Tingkat kelangsungan pendidikan di Sudan sangat bervariasi, di beberapa provinsi bahkan hanya mencapai di bawah 20 persen.

Sudan memiliki 19 universitas berbahasa Arab. Pendidikan di tingkat menengah dan pendidikan tinggi di universitas mengalami masalah penghambat yang serius disebabkan oleh sebagian besar penduduk berjenis kelamin laki-laki melaksanakan dinas militer sebelum dapat menyelesaikan pendidikan mereka.

Menurut perkiraan Bank Dunia, pada tahun 2000 tingkat baca-tulis pada orang dewasa berusia 15 tahun keatas hampir 58% (69% untuk laki-laki, 46 %untuk wanita). Sedangkan pada tahun 2002, tingkat baca-tulis pada orang dewasa berusia 15 tahun keatas mencapai 60 persen dan tingkat buta aksara pemuda (usia 15-24) diperkirakan sebesar 23%.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Sudan

Kesimpulan : Sudan Memiliki bahasa sehari-hari yaitu bahasa arab.Sudan sangat mengutamakan pendidikan sehingga dari umur enam sampai tiga belas tahun digratiskan biaya sekolah.


4. Kamerun

Presiden Kamerun adalah kepala negara dan memiliki kekuasaan yang luas untuk menciptakan kebijakan, mengatur badan-badan pemerintah, mengepalai angkatan bersenjata, membicarakan dan mengesahkan perjanjian, dan menyatakan keadaan darurat.

Untuk Kesehatan dan pendidikan.

Sebagian besar anak-anak dapat memperoleh pendidikan di sekolah negeri yang gratis atau sekolah swasta yang diberi subsidi Sistem pendidikan di Kamerun adalah campuran antara sistem Inggris dan Perancis dengan bahasa pengantar sebagian besar bahasa Inggris atau Perancis. Kamerun memiliki tingkat kehadiran sekolah tertinggi di Afrika. Anak perempuan lebih jarang bersekolah daripada anak laki-laki karena pengaruh budaya, kewajiban rumah tangga, pernikahan dan kehamilan dini, dan pelecehan seksual. Walaupun tingkat kehadiran lebih tinggi di selatan, terlalu banyak guru ditugaskan ke sana, sehingga di utara sekolah-sekolah memiliki terlalu sedikit guru.

Kualitas kesehatan di Kamerun pada umumnya rendah. Di luar kota-kota besar, fasilitas kesehatan biasanya kotor dan tidak lengkap. Penyakit yang berjangkit misalnya demam berdarah, filariasis, leishmaniasis, malaria, meningitis, schistosomiasis, dan penyakit tidur. Tingkat infeksi HIV/AIDS diperkirakan 5,4% dari penduduk usia 15–49, walaupun tekanan sosial membuat jumlah laporan lebih rendah dari sebenarnya. Dukun adalah alternatif populer terhadap ilmu pengobatan barat.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Kamerun

Kesimpulan : Kamerun mempunyai kualitas kesehatan yang rendah, tetapi kamerun sangat memperhatikan pendidikan, beberapa sekolah menggratiskan biaya pendidikan.

Senin, 28 Maret 2011

Beberapa Macam Budaya di Eropa

1. Budaya perancis
Budaya Perancis
terbentuk oleh geografi, sejarah dan pengaruh dari kelompok dalam dan luar negeri. Perancis, terutama Paris, telah memainkan peran penting sebagai pusat kebudayaan dan seni sejak abad ke-17. Dari akhir abad ke-19, Perancis juga telah memainkan peran penting dalam seni modern, film, fashion dan makanan. Pentingnya budaya Perancis bergantung pada kepentingan ekonomi, politik dan militer Perancis.

Sumber:http://id.wikipedia.org/wiki/Budaya_Perancis

Kesimpulan : Budaya perancis sangat di pengaruhi oleh lingkungan dan sejarahnya, perancis sangat terkenal dengan fashion-fashion dan makananya, perancis mempunyai nilai seni yang sangat tinggi

2. Budaya italia

Masakan Italia (Cucina italiana) adalah jenis kuliner yang berkembang di Italia. Variasi masakan Italia beragam berdasarkan daerahnya masing-masing, yang membentang mulai dari bagian Pegunungan Alpen sampai kawasan Mediterania yang beriklim subtropis. Bagi banyak orang di seluruh dunia, masakan Italia yang umum dikenal adalah pizza, spaghetti, ravioli, lasagna, Parmigiano-Reggiano, dan minestrone.
Masakan Italia sangat bervariasi berdasarkan daerahnya dimana setiap kota dan desa mempunyai teknik memasak serta resep yang berbeda-beda.
Negara Italia selama beratus-ratus tahun terdiri dari negeri-negeri kecil yang berdiri sendiri sehingga mereka hanya menikmati masakan khas daerah mereka masing-masing.Pada tahun 1861, saat Italia disatukan, setiap daerah mulai mengenal masakan khas dari daerah lain, namun ciri khasnya masih tetap dipertahankan.Sampai sekarang pun, orang Italia mengikuti prinsip sederhana dalam memasak, yakni hanya menggunakan bahan segar dan tersedia pada musimnya.Mereka juga tidak mengimpor banyak produk namun hanya mempergunakan bahan lokal.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Masakan_Italia

Kesimpulan : italia sangat terkenal dengan masakan-masakannya, koki koki handal di italia sangat disegani dunia internasioanl, semua masakan italia terkenal di penjuru dunia, selain itu italia terkenal dengan arsitekturnya

3.Budaya Jerman

Bahasa resmi adalah bahasa Jerman. Bentuk bakunya dikenal sebagai bahasa Jerman Baku (Hochdeutsch atau Standarddeutsch) [15]. Pembaku bahasa ini adalah Martin Luther pada abad ke-16, sehingga ia dikenal pula sebagai "Bapak Bahasa Jerman". Bahasa Jerman Baku dipelajari di sekolah sehingga semua orang Jerman praktis menguasainya. Bahasa ini juga dipakai di Austria, Swiss, Luksemburg, dan Liechstenstein sebagai bahasa pengantar resmi sehingga penduduk negara-negara ini dapat saling berkomunikasi dengan baik satu sama lainnya. Bahasa Jerman merupakan bahasa yang paling indah didengar di seluruh Eropa.
Selain itu, dituturkan pula berbagai dialek lokal; yang terpenting di antaranya adalah dialek Bavaria, Alemania (dituturkan di Baden, Swabia, dan berbagai tempat di Swiss), Koeln, Berlin-Brandenburg, serta dialek Saksen. Keberadaan dialek lokal ini semakin terdesak oleh penggunaan bahasa baku atau varian tidak baku (kolokial atau Umgangsprache). Bahasa Sachsen Hilir atau Plattdeutsch, yang dituturkan di bagian barat laut, sekarang dianggap sebagai bahasa tersendiri dan merupakan varian dari bahasa Jerman Hilir. Di bagian sudut timur negara bagian Sachsen terdapat komunitas berbahasa Sorbia yang bukan bahasa Germanik melainkan Slavik. Bahasa minoritas lain adalah bahasa Denmark yang dituturkan di bagian perbatasan dengan Denmark, bahasa Frisia di perbatasan utara dengan Belanda, bahasa Turki sebagai bahasa imigran dari Turki, bahasa Rusia yang dibawa oleh imigran dari kaum Jerman Etnik dari Rusia, dan beberapa bahasa kaum imigran minoritas lainnya (Italia, Vietnam, Arab, dan negara-negara Balkan).

Jerman adalah tempat kelahiran Reformasi yang dimulai oleh Martin Luther pada awal abad ke-16. Sekarang ini, Protestan (terutama di utara dan timur) terdiri dari 33% populasi dan Katolik (terutama di selatan dan barat) juga 33%. Keseluruhan terdapat sekitar 55 juta orang beragama Kristen. Kebanyakan Protestan Jerman merupakan anggota dari Gereja Evangelikal Jerman. Gereja Bebas ada dalam kota besar maupun kecil. Paus Katolik Roma sekarang ini adalah orang Jerman, Paus Benediktus XVI.
Selain itu ada beberapa ratus ribu pemeluk Ortodoks (terutama Yunani dan Serbia), 400.000 anggota Gereja Kerasulan Baru, lebih dari 150.000 anggota Saksi Yehuwa, dan beberapa grup kecil lainnya.
Di wilayah bekas Jerman Timur, kehidupan keagamaan kurang berkembang dibandingkan dengan di eks-Jerman Barat akibat rezim komunis yang memerintah sebelumnya kurang memberi perhatian pada kehidupan keagamaan. Sekitar 30% dari populasi Jerman mengakui tidak memiliki agama. Di Timur angka ini dapat lebih tinggi.
Gereja dan negara terpisah, tetapi ada kerja sama di banyak bidang, terutama dalam bidang sosial, Gereja dan komunitas keagamaan, bila mereka besar, stabil dan setia kepada konstitusi, dapat mendapat status khusus dari negara sebagai "perusahaan di bawah hukum publik" yang mengizinkan Gereja untuk memungut pajak dari anggota yang disebut Kirchensteuer (pajak gereja). Pendapatan ini dikumpulkan oleh negara sebagai pengganti biaya koleksi.
Sumber :http://id.wikipedia.org/wiki/Jerman
Kesimpulan : Jerman mempunya bahasa yang sangat kompleks. bahasa jerman sudah termasuk bahasa dunia, dan kebudayaan dalam bahasa ini sangat dikenal warga di dunia, dan agama di jerman beraneka ragam